Beberapa Penyakit Langka Menyerang Otak Wajib di Waspadai – Otak berperan penting untuk mengatur organ-organ tubuh lainnya. Ini karena otak tersambung dengan sistem saraf yang bisa menyalurkan perintah ke seluruh tubuh. Karena perannya yang vital, ia harus di lindungi dari slot bonus segala kemungkinan yang bisa menurunkan fungsinya.Terdapat sederet penyakit yang bisa menyerang otak. Sebagian di antaranya sangat jarang di idap oleh manusia.
Penyakit Langka Menyerang Otak
Credula Cerobrum Morbo
Penyakit ini di sebabkan oleh virus mendax. Gejalanya di mulai dari iritasi mata, sakit punggung, leher dan kepala, hingga kelelahan. Gejala-gejala tersebut tergolong ringan hingga sering di anggap remeh.Jika di biarkan, virus akan menyerang saraf otak dan menyebabkan turunnya konsentrasi, sering lupa, tidak mengenali orang dan benda. Pada akhirnya virus mendax akan menghancurkan bagian-bagian otak.
Ataksia
Penyakit ini menyebabkan gangguan gerakan tubuh yang di sebabkan oleh masalah pada otak. Akan terjadi ketidakselarasan antara keinginan dan tindakan yang di lakukan. Ada beberapa hal yang menyebabkannya, seperti infeksi bakteri pada otak, infeksi virus, kurangnya hormon tiroid dalam darah, genetis, hingga mutasi gen.
Baca juga : Manfaat Rutin Mengonsumsi Sambiloto bagi Kesehatan
Paraneoplastic Neurologic Syndromes
PNS adalah kelainan yang menyerang sistem saraf, yaitu otak, sumsum tulang belakang, saraf dan otot. Ini adalah sindrom saraf yang di sebabkan oleh reaksi sistem imun tubuh yang dapat menghasilkan tumor. Gejalanya adalah sering kehilangan keseimbangan, kesulitan mengontrol napas dan peradangan otak.
Penyakit fahr
Fahr adalah gangguan saraf degeneratif yang langka terjadi. Penyakit ini di tandai dengan slot garansi kekalahan hilangnya sel tertentu dari otak, seperti ganglia basal yang berfungsi untuk mengontrol gerakan sadar pada tubuh. Penyakit fahr dapat menyebabkan demensia, kekakuan otot, kelumpuhan, hingga kebutaan.
Creutzfeldt-Jakob Disease
Penyakit ini adalah kelainan otak degeneratif yang mengarah ke demensia hingga kematian. Gejalanya juga mirip dengan demensia, tetapi dengan progres yang lebih cepat. Penderitanya akan mengalami depresi, kehilangan ingatan, insomnia, hingga kebutaan.
Creutzfeldt-Jakob Disease (CJD) di sebabkan oleh penyakit menular dari manusia dan hewan yang di kenal sebagai transmissible spongiform escephalopathies (TSEs). Selain itu, penyebab lainnya adalah perubahan protein yang menyebabkan infeksi pada jaringan otak.
Infeksi naegleria
Infeksi yang menyerang otak ini disebabkan oleh amoeba bernama Naegleria fowleri. Infeksi bisa di dapatkan akibat kontak dengan amoeba tersebut di danau, sungai, dan sumber air panas. Penderitanya akan mengalami peradangan dan kerusakan serius pada otak. Biasanya dalam waktu seminggu, mereka akan meninggal walaupun telah melakukan pengobatan.
Sindrom Alice in Wonderland
Pernah membaca dongeng atau menonton film Alice in Wonderland? Di ceritakan bahwa tubuh Alice sempat mengecil sehingga ia melihat benda di sekitarnya menjadi lebih besar. Kurang lebih itulah yang di alami oleh orang dengan sindrom ini (AiWS). Mereka akan melihat tubuh orang di sekitarnya seperti melalui kaca mata cembung. Ini membuat pasien merasa bahwa tubuh mereka berubah. Biasanya sindrom ini di idap oleh anak kecil.
