7 Obat – Obatan yang Cocok di Pakai untuk Penyakit Eksim

7 Obat - Obatan yang Cocok di Pakai untuk Penyakit Eksim

7 Obat – Obatan yang Cocok di Pakai untuk Penyakit Eksim – Eksim atau dermatitis atopik merupakan penyakit kulit tidak menular yang ditandai dengan rasa gatal, timbul ruam merah, kulit kering dan pecah-pecah, serta terasa kasar. Penyebab eksim belum diketahui secara pasti dan princess slot belum ada metode yang tepat untuk menyembuhkannya. Ada beberapa hal yang diduga dapat memicu kemunculan eksim yaitu, alergi, zat atau bahan tertentu, perubahan hormon, dan infeksi kulit. Gejala eksim dapat mengganggu penampilan dan memicu rasa tidak nyaman pada penderita akibat rasa gatal yang ditimbulkan. Tetapi, kamu tidak perlu khawatir karena bisa mengatasinya dengan menggunakan obat eksim pilihan.

Obat eksim yang ampuh cepat meringankan kulit gatal, kemerahan, kering, dan kasar ketika eksim kambuh. Obat eksim bisa berbentuk obat oles atau obat minum. Eksim tidak menular, tetapi bisa kambuh. Eksim yang kambuhnya dapat dipicu oleh alergi, infeksi, stres, serta udara yang dingin, kering, atau lembap. Sebelum membeli obat eksim, tidak ada salahnya jika berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menghindari risiko. Berikut ini obat yang umum digunakan:

Obat – Obatan yang Cocok di Pakai untuk Penyakit Eksim

Imunomodulator Sistemik

Sebenarnya, obat yang satu ini jarang diresepkan karena bekerja melemahkan sistem kekebalan supaya pertahanan tubuh tidak bereaksi berlebihan. Imunomodulator sistemik tersedia dalam bentuk pil, cairan atau diberikan dalam bentuk suntikan.

Biasanya, obat ini diperuntukan untuk seseorang yang mengidap eksim sedang hingga parah. Selain itu, penggunaannya hanya dalam waktu singkat saja untuk mencegah efek samping serius.

Antibiotik

Eksim dapat menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Akibatnya, seseorang yang mengidap eksim https://hyundaiandalanjakarta.com/ cenderung ingin menggaruk kulit terus menerus. Padahal, menggaruk dapat merusak kulit yang memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Kalau sudah begini, dokter harus meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi kulit.

PDE4 Inhibitor

Selain hidrokortison, eksim juga dapat diobati dengan obat-obatan anti-inflamasi nonsteroid, seperti crisaborole. Obat ini dapat mengobati eksim dengan gejala ringan hingga sedang. Untuk pengidap eksim yang lebih tua, PDE4 inhibitor perlu oleskan dua kali sehari untuk mengurangi peradangan.

Pelembap Kulit

Kunci utama penyembuhan eksim adalah memastikan kulit tetap lembap. Pelembap kulit mudah kamu dapatkan karena banyak dijual bebas. Gunakan secara rutin untuk menjaga kelembapan kulit, mengurangi kemerahan, dan gatal-gatal.

Beberapa produk pelembap biasanya mengandung wewangian atau bahan kimia lain yang rentan mengiritasi kulit. Jadi, sebelum membeli pelembap pastikan kamu membaca kandungannya terlebih dahulu atau bertanya pada dokter supaya lebih aman.

Penghambat Calcineurin

Obat-obatan yang satu ini bukan termasuk steroid. Namun, kalsineurin juga mampu meredakan peradangan eksim. Dokter sering meresepkan ini jika obat steroid tidak bekerja atau menyebabkan masalah.

Antihistamin

Obat yang satu ini biasanya diberikan oleh seseorang yang mengidap alergi. Antihistamin umumnya diminum di malam hari untuk mengurangi gatal yang dapat mengganggu waktu tidur.

Salep Kortikosteroid

Gejala eksim seringkali diatasi dengan pemberian kortikosteroid dalam bentuk krim, salep atau gel. Salep kortikosteroid seperti hidrokortison mampu menghilangkan rasa gatal dan mengurangi peradangan dengan cepat. Namun, dosisnya perlu disesuaikan dengan keparahan gejala. Misalnya, dokter mungkin meresepkan dosis yang lebih kuat untuk kulit yang tebal dan bersisik.

Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal

Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal

Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal – Bintik merah pada kulit yang disertai gatal sering kali menjadi masalah yang mengganggu. Penyebabnya bisa sangat beragam, mulai dari alergi, infeksi, hingga kondisi kulit kronis. Berikut adalah ulasan lengkap gates of olympus 1000 tentang cara mengobati bintik merah pada kulit disertai gatal, beserta langkah-langkah pencegahan yang bisa diambil wigan.pastandpresentrisby.co.uk

Penyebab Bintik Merah pada Kulit

Sebelum membahas cara mengobati, penting untuk memahami beberapa penyebab umum dari bintik merah di kulit:

1. Alergi: Reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, atau bahan-bahan tertentu dapat menyebabkan bintik merah dan gatal. Misalnya, alergi terhadap gigitan serangga atau kontak dengan bahan seperti lateks atau nikel.

2. Dermatitis Kontak: Ini terjadi ketika kulit bersentuhan langsung dengan iritan atau alergen. Gejalanya termasuk kemerahan, bintik-bintik, dan rasa gatal.

3. Infeksi: Beberapa infeksi, baik yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur, dapat menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit. Contohnya adalah infeksi jamur seperti kurap atau infeksi bakteri seperti impetigo.

4. Penyakit Kulit: Kondisi seperti eksim, psoriasis, atau biduran juga dapat menyebabkan bintik merah pada kulit disertai rasa gatal.

5. Faktor Lingkungan: Paparan sinar matahari, perubahan suhu, atau kelembapan juga dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi.

Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal

Setelah mengetahui beberapa penyebabnya, berikut adalah beberapa cara untuk mengobati bintik merah pada kulit yang disertai gatal:

1. Identifikasi Penyebabnya

– Langkah pertama dalam mengobati bintik merah adalah menentukan penyebabnya. Jika memungkinkan, catat aktivitas atau konsumsi lucky neko makanan terbaru yang mungkin berkontribusi pada timbulnya gejala tersebut.

2. Hindari Pemicu

– Jika Anda telah mengidentifikasi pemicu alergi atau iritasi, segera hindari kontak dengan bahan tersebut. Misalnya, jika Anda mengetahui bahwa sabun tertentu membuat kulit Anda gatal, hentikan penggunaannya.

3. Kompres Dingin

– Menggunakan kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan. Ambil kain bersih, celupkan ke air dingin, peras, dan tempelkan pada area yang terkena selama 10–15 menit.

4. Krim Hidrokortison

– Krim atau salep yang mengandung hidrokortison bisa membantu mengurangi peradangan dan gatal. Ini bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

5. Antihistamin

– Obat antihistamin, baik yang dijual bebas maupun resep dokter, dapat membantu mengatasi reaksi alergi yang menyebabkan gatal. Pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan.

6. Obat Topikal Antijamur

– Jika bintik merah disebabkan oleh infeksi jamur, krim atau salep antijamur bisa membantu. Pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan menggunakan obat sesuai anjuran.

7. Lotion Calamine

– Lotion calamine adalah pilihan yang efektif untuk mengobati gatal akibat alergi atau iritasi. Ini membantu menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal.

8. Mandi Oatmeal

– Mandi dengan oatmeal koloid dapat memberikan efek menenangkan pada kulit gatal. Campurkan oatmeal ke dalam air hangat saat mandi dan rendam selama 15–20 menit.

9. Berkonsultasi dengan Dokter

– Jika bintik merah tidak kunjung membaik setelah 1-2 minggu atau jika disertai gejala lain seperti demam, nyeri, atau pembengkakan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Langkah Pencegahan

Cara terbaik untuk mengatasi bintik merah pada kulit adalah mencegahnya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda ambil:

1. Hindari Alergen: Ketahui apa saja yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit Anda dan hindari kontak dengan pemicu tersebut.

2. Perawatan Kulit yang Baik: Gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Hindari produk yang mengandung bahan kimia keras.

3. Pakaian yang Nyaman: Pilih pakaian yang terbuat dari bahan yang lembut dan breathable, seperti katun, untuk menghindari iritasi kulit.

4. Menjaga Kebersihan: Selalu jaga kebersihan kulit. Mandi secara teratur dan gunakan sabun yang lembut dan bebas pewangi.

5. Hidrasi: Minum cukup air dan gunakan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit, terutama di daerah yang cenderung kering.

6. Diet Sehat: Konsumsi makanan bergizi yang kaya akan vitamin dan mineral untuk mendukung kesehatan kulit. Hindari makanan yang dapat memicu alergi.

7. Pengendalian Stres: Stress dapat memperburuk kondisi kulit. Lakukan aktivitas relaksasi seperti yoga, meditasi, atau hobi yang Anda suka.